FRESH.SUAKAONLINE.COM – Seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19, banyak cara dilakukan oleh masyarakat untuk mempertahankan kekebalan imun. Termasuk dengan mengonsumsi berbagai macam asupan yang banyak mengandung nutrisi. Salah satunya yang baru-baru ini ramai menjadi buruan masyarakat ialah susu merek Bear Brand alias susu beruang.
Minuman tersebut diyakini memiliki khasiat meningkatkan imunitas dalam tubuh, bahkan dapat menangkal virus corona. Lantaran banyaknya masyarakat yang berbondong-bondong membeli susu ini, akibatnya terjadi kelangkaan ketersediaan susu tersebut di sejumlah supermarket serta pasar tradisional. Lantas, apakah benar susu ‘Bear Brand’ ini bisa menangkal virus corona?
Seputar fakta susu beruang
Kandungan gizi yang terdapat dalam susu ini sama seperti susu sapi pada umumnya yang mengandung lemak (jenuh dan kolesterol), protein, karbohidrat dan natrium. Adanya kandungan nutrisi tersebut baik untuk kesehatan, namun bukan berarti masyarakat harus memilih salah satu produk untuk dikonsumsi.
Dilihat dari segi pengemasan, memang susu beruang berbeda dengan kemasan susu sapi lainnya yang berkemasan karton. Susu beruang dikemas menggunakan kemasan kaleng. Namun, bukan berarti dengan kemasannya yang ‘ekslusif’ itu membuat kandungan susu beruang menjadi berbeda dengan merek susu lainnya. Karena perlu diingat, susu beruang ini pada dasarnya ialah susu sapi.
Susu beruang ini ialah susu steril yang produknya telah melalui proses sterilisasi murni untuk membunuh bakteri, kuman, dan spora. Dengan begitu, waktu pemanasannya lebih lama dibanding susu jenis Ultra-high temperature (UHT) dan pasteurisasi. Tapi tetap saja tidak ada susu yang baik atau buruk dibanding dengan susu jenis lainnya, karena semuanya mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.
Menurut para ahli
Melansir dari katadata, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban membantah susu beruang bisa menyembuhkan virus corona ini. “Susu beruang tak bisa mematikan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19,” ucapnya pada CNN Indonesia.
Begitupula yang disampaikan oleh Ahli Gizi Masyarakat, Dokter Tan Shot Yen menuturkan bahwa susu beruang bisa menyembuhkan berbagai penyakit hanya mitos, publik salah mengasumsikannya karena literasi gizi yang minim. “Akhirnya ada kepercayaan yang dibentuk sebagai opini publik. Apa yang mestinya mitos dijadikan kebenaran. Sebaliknya, fakta ilmiah sama sekali tidak digubris.”
Upaya menjaga imunitas tubuh
Nah, bagi fresh reader yang belum kebagian susu beruang karena kehabisan stok jangan khawatir. Karena mengonsumsi susu beruang tidak serta merta dapat meningkatkan imunitas tubuh.
Manusia membutuhkan asupan gizi lainnya, adapun dengan kandungan nutrisi yang serupa dengan susu bahkan lebih baik ialah tempe, ikan, kacang-kacangan, serta produk hewani dan nabati lainnya. Intinya konsumsi gizi yang seimbang, yakni mengonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Selain mengonsumsi berbagai asupan nutrisi, istirahat yang cukup dengan durasi 7 – 8 jam per hari bisa membuat tubuh memproduksi zat sitokin, yang merupakan sejenis protein yang berfungsi melawan infeksi serta peradangan yang nantinya bisa secara efektif menciptakan imun tubuh.
Melakukan aktivitas fisik seperti olahraga juga bisa meningkatkan sistem imun dalam tubuh, karena dapat merangsang kinerja antibodi serta sel-sel darah putih. Ditambah minum air putih yang cukup dan konsumsi suplemen seperti vitamin C,B,D dan Zinc secara rutin.
Kalau kalian kehabisan juga stok multivitamin, bisa menyiasatinya dengan mencari sumber alami vitaminnya langsung. Yakni dapat diperoleh melalui makan buah dan sayur serta berjemur dibawah sinar matahari. Ingat, jangan sampai panic buying ya fresh reader dan tetap patuhi protokol kesehatan. Stay safe!
Fresh crew : Shafa Maura Zahra/Magang
Redaktur : Adinda Nuurlatifah/Suaka


