
FRESH.SUAKAONLINE.COM, Freshgrafis – Pernah lihat seseorang membagikan tes kepribadiannya ke media sosial? Atau malah freshreader pernah mendengar ungkapan “Wah, kamu pemikir banget ya. Pasti kamu INTP”. Lantas, sebenarnya apa sih arti huruf-huruf tersebut dan kenapa banyak sekali orang yang ikut-ikutan tes kepribadian?
Diantara maraknya tes kepribadian psikologi yang banyak diikuti, tes MBTI merupakan salah satu yang paling populer. Contohnya seperti tipe INTP, yang seringkali dijuluki ‘si pemikir’. MBTI atau Myers-Briggs Personality Test sendiri adalah tes kepribadian yang dikemukakan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya, Isabell Briggs Myers dan dikembangan tahun pada 1940-an.
Tes MBTI ini, berawal dari tipologi kepribadian yang diciptakan oleh Calr Jung, seorang psikoanalis, yang dikembangkan. Pada awalnya, ia melakukan uji coba kepada keluarga terdekat, yang kemudian selama 20 tahun terus diperbaiki serta dibangun sistem dan teori seputar jenis kepribadian manusia. Dari hasil uji coba tersebut, menurutnya manusia memiliki empat fungsi pokok diantaranya, intusi, pengindera, perasa, dan berpikir.
Fungsi – fungsi pokok tersebut meliputi, Ekstrovert (E) Vs Introvert (I) yaitu bagaimana seseorang memusatkan perhatiannya. Sensing (S) Vs Intuition (I), bagaimana seseorang memahami informasi. Lalu ada Thinking (T) Vs Feeling (F), bagaimana seseorang mengambil keputusan. Selanjutnya, Judging (J) Vs Perceiving (P), bagaimana seseorang merespon lingkungan sekitar.
Tes ini dirancang agar orang yang menjalaninya bisa mengerti kekuatan, kelemahan, hal yang disukai atau tidak disukai, jalur karier, serta cara membuat keputusan hingga cara berinteraksi dengan orang lain. Sampai saat ini, tes MBTI terus berkembang dengan berbagai cara yang bisa dilakukan. Bahkan, saat ini banyak pula situs-situs online yang menyediakan tes MBTI ini lho! Jadi, freshreader dapat dengan mudah mengakses online secara bebas menggunakan gadget.
Umumnya, dengan mengetahui tipe kepribadian diri sendiri, seolah hal menyenangkan. Apalagi dengan maraknya orang lain yang membagikan hasil tes miliknya yang ternyata sama dengannya. Disamping itu, mengikuti tes kepribadian membawa dampak lebih mengenal berbagai hal tentang diri sendiri yang kadang tidak disadari.
Tapi sebenarnya seberapa akurat tes MBTI ini? Berdasarkan berbagai sumber yang telah freshcrew baca, tes ini sebenarnya belum terbukti secara pasti atau ilmiah kebenarannya. Bahkan telah ada beberapa penelitian yang mengemukakan jika seseorang mengikuti tes MBTI, hasil yang didapat dapat berubah, bahkan hanya dalam jangka lima minggu.
Jadi apa bisa dipercaya? Mungkin untuk menjawab hal tersebut, tergantung persepsi masing-masing ya. Yang terpenting, ketika mempercayai hasil yang diperoleh tidak membatasi kemampuan diri sendiri. Tetapi sebaliknya, dengan mengenal diri sendiri bisa memotivasi kamu untuk lebih mengembangkan diri sendiri ya!
Peneliti: Selinda Jauza/Magang

